Jumat, 23 Oktober 2015

Tips Menolak Secara Halus Perasaan Cinta dari Cowok/Cewek Nekat

By Heriyanto Rantelino   Posted at  19.53   Pemuda No comments


Tolak Cinta (dok:artikelpernikahan.com/)

       Adalah hak setiap orang mempunyai  rasa cinta pada seseorang. Namun yang menjadi masalahnya adalah apakah orang yang disasar juga mempunyai rasa yang sama. Yang menjadi masalah kemudian adalah munculnya godaan bertubi-tubi dari seseorang yang membuat yang disasar  merasa terganggu. Menghadapi masalah tersebut, saya punya tips bagaimana menolak secara halus perasaan cinta dari cowok/ cewek nekat tersebut agar dia ilfeel dan meninggalkan kita dengan sendirinya.

1.Langkah pertama adalah munculkan rasa kesan cuek pada setiap panggilan telepon atau kiriman sms. Bukan berarti tidak diangkat atau tak dibalas tapi jawablah seadanya. Misalnya ketika dia bertanya atau basa-basi, jawab aja dengan kata iya, oh ya, masak, baiklah, sepakat, saya baru tahu. Untuk sms atau balasan chatnya gunakan kata sipp, thanks, ok, dan kata-kata singkat lainnya. Bukannya mau anggap remeh sih tapi ini adalah langkah pertama agar dia mulai jenuh atau ilfeel mendekati kita

2.    Jika langkah diatas tidak manjur, maka cobalah ke langkah kedua  katakan kamu sudah ada yang punya dan pacarmu adalah orang yang posesif dimana pacarmu akan curiga akan setiap panggilan telepon atau chating dari orang lain. Tambahkan juga bahwa ponselmu sering diperiksa oleh sang pacar jadi jangan sering-sering hubungi. Tapi kalau dia tetap nekat dan katakan bahwa dia rela mau jadi kedua maka melangkahlah ke langkah yang ketiga.

3.    Ajaklah dia ketemuan di salah satu tempat publik entah itu kafe atau warung makan.  Buatlah sesuatu hal yang membuat dia ilfeel misalnya jangan pakai deodoran saat ketemuan, ngupil sambil bicara, kentut, pakai pakaian tabrak warna/norak agar keliatan memalukan dan lain sebagainya

4.Kalau dia tetap ngotot maka katakan dengan tegas tentang alasan mengapa kamu tidak suka dia seperti dia bukan tipemu, kamu belum pikirkan pacaran karena fokus pada masa depan dan keluarga atau alasan paling nekat adalah bilang kamu mati rasa. Setelah itu lakukan pendinginan suasana dengan pengatakan bahwa dia lebih cocok jadi teman atau saudara.

Sejauh ini, tips-tips yang saya sarikan dari teman-temanku pada berhasil. Namun kalau kamu menjumpai cowok atau cewek yang tetap nekat, itu berarti dia udah cinta mati dan siap menerima segala kekuranganmu. Yang sebenarnya itu mirip-mirip dengan definisi cinta sejati. Jadi saran saya,  terima aja deh karena dia mungkin  orang yang tepat untukmu. Punya rasa cinta atau belum itu urusan belakangan. Bukankah cinta bisa tumbuh seiring dengan waktu. Hahaha



Rabu, 21 Oktober 2015

Menimba Ilmu Sekaligus Belajar Toleransi di Organisasi Muslim dan Tionghoa

By Heriyanto Rantelino   Posted at  06.17   toleransi No comments

http://news.xinhuanet.com/

            Merantau dari Toraja ke Makassar untuk menimba ilmu di Universitas Hasanuddin adalah suatu pengalaman yang luar biasa karena ini kali pertama saya harus hidup jauh dari orang tua. Karena saat itu saya termasuk golongan anak rumahan, maka banyak yang khawatir apakah saya bisa hidup mandiri di Kota Daeng. 
           Tujuh tahun di Kota Daeng mengajarkan banyak hal terutama  bagaimana kehidupan di Kota besar mampu mengubah pola pikir yang selama ini berlandaskan mitos. Salah satunya menyangkut tentang isu agama.
          Sewaktu di Toraja, saya diwanti-wanti bahwa hati-hati bergaul dengan orang Muslim karena mereka fanatik dan tak segan-segan bertindak nekat kalau mereka tahu saya seorang Nasrani. Setelah saya tiba Ibukota Sulawesi Selatan ini, ternyata persepsi itu salah besar. Ternyata mereka adalah orang yang baik, ramah dan tak sekejam yang digambarkan. Memang sih, ada ormas yang suka bertindak anarkis, tapi toh mereka melakukan tersebut karena memang ada penyebabnya.
      Pemahaman saya tentang kebaikan orang  Muslim semakin terasah ketika saya tergabung di organisasi Forum Lingkar Pena Ranting Universitas Hasanuddin. Sekedar info, organisasi ini adalah organisasi kepenulisan yang terbesar di Indonesia dimana anggotanya didominasi oleh kaum muslim. Di ranting/cabang ku sendiri kala itu, 100% anggotanya berasal dari kaum muslim. Walaupun begitu, ketika saya mendaftarkan diri dan bergabung , mereka tenang-tenang saja tuh. Boleh dikata, merekalah yang mengajarkan saya bagaimana merangkai kata-kata yang baik sehingga menjadi kalimat yang indah dan saya juga diajarkan bagaimana indahnya persaudaraan dan persatuan di antara mereka.  Persepsi bahwa orang Muslim itu kejam menjadi pudar dari otakku.
        Di lain tempat, ketika saya menjalani kuliah praktek di Surabaya, saya  bertemu dengan warga Jemaat Gereja Gatototan yang dari pengamatanku, jemaatnya berasal dari 100% orang Tionghoa. Ada persepsi bahwa orang Tionghoa itu adalah orang yang sombong, angkuh dan memandang remeh kaum pribumi . Walaupun hanya satu bulan berkumpul bersama mereka, namun memberikan banyak pelajaran bahwa mereka adalah orang yang tulus melayani dengan ikhlas dan tak membeda-bedakan mana pribumi mana yang seetnisnya.

            Saya berterima kasih kepada organisasi FLP dan Jemaat Gatotan Surabaya yang telah memberikan pelajaran hidup bagaimana hidup rukun ditengah perbedaan. Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu melainkan suatu bagian warna dalam kehidupan ini. 

Selasa, 29 September 2015

Panduan Menerawang Calon Rekan Bisnis Yang Baik ala Mahasiswa

By Heriyanto Rantelino   Posted at  16.50   Pemuda No comments

http://resellersukses.com/

Perlu waspada yang Guys, kalau tiba-tiba ada orang yang sebelumnya  belum kita  kenal yang mengajak kita menjadi salah satu parner bisnisnya. Jangan melulu karena kita masih mahasiswa yang butuh banyak keperluan, tiba-tiba kita mengiyakan dengan pikiran kesempatan tidak datang dua  kali.

Ini adalah salah satu pengalaman saya yang ingin saya bagikan tentang cara menerawang apakah orang itu rekan bisnis yang baik atau tidak. Berikut daftar hal-hal yang perlu kita perhatikan

1. Dalam hal janjian, jika calon rekan bisnis kita mengundang kita di satu tempat sekaligus sebagai awal pertemuan, Dia seharusnya datang lebih dahulu atau setidaknya kalau kita duluan tiba, kita tak menunggu paling lama 30 menit. Kalau lebih dari itu, artinya orang tersebut tidak konsisten dengan janjinya dan tak menghargai waktu. Orang tersebut sebenarnya kurang layak jadi rekan bisnis soalnya dia tak bisa menghargai pengorbanan yang kita lakukan dengan menyempatkan waktu bertemu dengannya. Ini sama halnya dia tipe orang yang manajemen waktunya tak baik. Jadi patut pertimbangkan rekan bisnis tersebut.

2. Calon rekan bisnis yang profesional dan baik tentunya akan menghargai, menjaga etika dan menjamu parner bisnisnya dengan layanan prima terutama saat di awal pertemuan agar dapat kesan yang baik. Jangan mentang2 kita masih muda jadi diperlakukan seenaknya.  Misalnya saja dia pesan makanan atau minuman tanpa bertanya kepada kita mau pesan apa juga atau dia tiba-tiba angkat teleponnya tanpa permisi saat kita sedang berbncang2. Etikanya jika dia mengganggap seseorang berharga, org itu seharusnya mereject panggilannya atau setidaknya minta izin  dulu ke kita untuk angkat teleponnya. Ini berarti mereka menghargai kita

3. Tanda lain jika calon rekan bisnis kita ini baik, dia tak akan langsung berbicara ttg bisnis tetapi mengawalinya dengan basa-basi tentang kegiatan sehari-hari kita. Hal ini tandanya dia ingin mengenal dengan dekat kita sebagai calon parner bisnisnya. Selain itu, dia juga tak hanya bicara tentang dirinya sendiri (keakuan) tapi dia bisa menyeimbangkan antara bicara ttg dirinya dengan menanyakan tentang diri kita

Bukan berarti kita butuh uang banyak, jadi setiap tawaran bisnis kita terima mentah2. Guys, kalau orang itu punya etika yang baik, tidak melulu bicara bisnis , bisa menghargai waktu terutama diri kita maka itu artinya orang itu pantas jadi parner bisnis. Semoga panduannya bermanfaat ya.

ANALISIS PENGARUH CSR TONASA BERSAUDARA TERHADAP PERKEMBANGAN UKM DI SULAWESI SELATAN

By Heriyanto Rantelino   Posted at  11.39   12 comments
Karya Tulis Ilmiah


ANALISIS PENGARUH CSR TONASA BERSAUDARA TERHADAP PERKEMBANGAN UKM DI SULAWESI SELATAN


OLEH:
HERIYANTO RANTELINO
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2015




KATA PENGANTAR
        Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, oleh berkat Rahmat -Nya sehingga penulisan karya ilmiah ini dapat terselesaikan.
        Selama proses pengumpulan data hingga penyelesaian karya ilmiah ini, penulis tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena itu sepatutnyalah penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1.      Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya yang tidak terputus kepada kami.
2.      Orang tua dan keluarga tercinta atas doa dan dukungannya.
3.      Teman-teman di Koperasi Mahasiswa Teknik Universitas Hasanuddin yang tak henti-hentinya memberikan support kepada penulis.
      Penulis juga menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena keterbatasan penulis, maka dari itu penulis sangat mengharapkan kritikan dan saran yang bersifat membangun.
        Akhirnya harapan penulis semoga karya tulis ilmiah ini memberikan manfaat kepada pembaca secara umum dan khususnya kepada saya pribadi selaku penulis.

                                                                                                            Makassar,  28 September 2015


                                                                                                         Penulis 


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
            Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam rangka mengurangi kesenjangan sosial antara masyarakat lokal dengan tenaga kerja yang mampu memenuhi kualifikasi untuk bekerja di perusahaan tersebut. Penentuan kebijakan pada kegiatan CSR perusahaan menjadikan bagian integral dari program pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya. Sebaliknya, pihak perusahaan juga harus terlibat secara aktif dan memiliki pemikiran untuk menjadi bagian dari komunitas kegiatan CSR. Tidak bersifat tertutup atau eksklusif ditengah masyarakat namun perusahaan juga harus secara aktif dan komunikatif kepada komunitas mereka. Hal inilah menjadikan suatu komitmen perusahaan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan terhadap komunitas perusahaan. Dengan lebih banyak memberikan perhatian kepada lingkungan atau komunitas, hal ini mampu terpeliharanya kualitas kehidupan umat manusia dalam jangka panjang dan juga keterlibatan komunitas dalam sebuah perusahaan.
            Sebagai wujud implementasi Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor 8 tahun 2013 tentang CSR dan juga visi CSR PT. Semen Tonasa yaitu Menjadi Perusahaan Persemenan Terkemuka di Asia dengan Kinerja Prima bersama Stakeholders dan Berkontribusi pada Pembangunan Berkelanjutan, maka PT. Semen Tonasa meluncurkan program CSR yang diberi nama CSR Tonasa Bersaudara.
Dalam CSR ini terdapat 5 pilar program yaitu Tonasa Mandiri, Tonasa Cerdas, Tonasa Sehat, Tonasa Bersahaja dan Tonasa Hijau. Lima pilar inilah yang diwujudkan menjadi berbagai program peningkatan kesejahteraan, peningkatan kelestarian alam dan lingkungan sekitar serta pemberdayaan masyarakat. Dalam bidang ekonomi, CSR Tonasa Bersaudara meluncurkan Program Bina Mitra Tonasa PT Semen Tonasa  yang secara aktif membantu berkembangnya Usaha Kecil Menengah (UKM) dan mengembangkan semangat berwirausaha bagi masyarakat. Peran wirausaha sebagai salah satu tolok ukur kemajuan suatu bangsa dan juga sebagai langkah untuk membangun harmonisasi yang baik dengan masyarakat menjadi alasan PT Semen Tonasa secara rutin memberi bantuan modal usaha kepada masyarakat melalui program kemitraan yang berorientasi pada kemandirian masyarakat.
Atas dasar latar belakang tersebut penulis tertarik untuk membuat sebuah karya tulis ilmiah dengan judul Analisis Pengaruh CSR Tonasa Bersaudara Terhadap Perkembangan UKM Di Sulawesi Selatan”

B.            Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka rumusan masalah dalam karya ilmiah ini adalah bagaimana pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Tonasa Bersaudara terhadap perkembangan UKM di Sulawesi Selatan?


C.      Tujuan
Adapun tujuan dari dibuatnya karya ilmiah ini adalah untuk memperoleh gambaran dan menganalisis bagaimana pengaruh CSR Tonasa Bersaudara terhadap perkembangan UKM di Sulawesi Selatan

D.      Manfaat
Adapun manfaat dari karya ilmiah ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana sebenarnya pengaruh CSR Tonasa Bersaudara terhadap perkembangan UKM di Sulawesi Selatan.



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.  Pengertian Corporate Social Responsibility (CSR)
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen perusahaan untuk membangun kulitas hidup yang lebih baik bersama dengan para pihak yang terkait, termasuk masyarakat sekitar dan merupakan suatu kewajiban sesuai dengan isi pasal 74 Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) nomor 40 Tahun 2007:
Ayat (1) : Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Ayat (2) : Tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan & kewajaran.
Ayat (3) : Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Ayat (4) : Ketentuan lebih lanjut mengenai tanggung jawab sosial  dan lingkungan diatur dengan Peraturan Pemerintah.
Aktivitas CSR pada umumnya mempunyai tujuan sebagai keterlibatan sosial pelaku bisnis atau stakeholder dalam mencapai peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan pada kualitas hidup pekerja atau masyarakat sebagai penunjang triple bottom line perusahaan yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dirasa mampu mendongkrak citra perusahaan dan meningkatkan reputasi perusahaan dalam rentang waktu panjang

B.     Bentuk-Bentuk Program CSR
Bentuk program CSR memiliki dua orientasi. Pertama : internal, yakni CSR yang berbentuk tindakan atas program yang diberikan terhadap komunitas. Kedua : eksternal, yakni CSR yang mengarah pada tipe ideal yang berupa nilai dalam korporat yang dipakai untuk menerapkan atau mewujudkan tindakan-tindakan yang sesuai dengan keadaan sosial terhadap komunitas sekitarnya.
Menurut David Crowther (2010) mengungkapkan bahwa identifikasi kegiatan CSR melalui 3 prinsip utama yakni :

1.  Keberlanjutan (Sustainability)
Prinsip ini berkaitan dengan tindakan yang dilakukan sekarang yang dikemudian hari dapat berdampak atau berpengaruh terhadap langkah-langah yang dapat kita ambil di masa depan. Jika sumber daya yang kita gunakan dimasa sekarang tidak lagi tersedia, dimasa datang dimana sumber daya tersebut dikatakan terbatas dalam jumlah. Maka dari itu, pada saat tertentu sumber daya alternatif dibutukan untuk sekedar memenuhi fungsi dari sumber daya yang ada saat ini. Hal ini berdampak baik bagi organisasi dimana mereka dapat mengendalikan biaya dengan menggunakan sumber daya atau bahan yang mereka sediakan sendiri dari pada mencarinya dari luar. Jadi, tujuan utamanya adalah melakukan kegiatan yang berkelanjutan untuk masa yang akan datang.

2.      Pertanggungjawaban (Accountability)
Dalam sebuah organisasi mengenali setiap aktivitas yang langsung maupun tidak langsung yang berdampak pada lingkungan luar atau diartikan sebagai bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.Konsep ini berlaku dengan mengkuatifikasikan akibat apa saja yang dapat timbul dari tindakan yang diambil baik internal organisasi maupun external. Lebih kepada pelaporan terhadap stakeholder yang berhubungan dan menjelaskan bagaimana keterkaitannya antara aktifitas yang dilakukan terhadap stakeholders.

3. Keterbukaan (Transparency)
Merupakan sebuah prinsip dimana sebuah dampak eksternal dilaporkan secara nyata tanpa disembunyikan. Transparency merupakan prinsip yang berkaitan dengan kedua prinsip CSR dan dapat dikatakan sama dengan process pengenalan tanggung jawab terhadap efek yang dapat ditimbulkan oleh pihak luar (Stakeholder) atau sama dengan process transfer kekuatan ke stakeholder atau stakeholder dengan sadar dapat menjalankan dirinya sebagai fungsi pengawasan karena organisasi melakukan prinsip keterbukaan dalam setiap kegiatan yang berdampak


C.Perkembangan Penerapan CSR Di Indonesia
Penerapan CSR saat ini berkembang pesat termasuk di Indonesia, sebagai respon dunia usaha yang melihat aspek lingkungan dan sosial sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing serta sebagai bagian dari pengelolaan risiko menuju sustainability kegiatan usahanya. Substansi CSR adalah dalam rangka kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan lingkungannya, komunitas dan stakeholder yang terkait dengannya baik lokal, nasional maupun global. Secara singkat, CSR mengandung makna bahwa perusahaan memiliki tugas moral untuk berlaku jujur, mematuhi hukum, menjujung integritas (Ardianto, 2011: 35)
Terkait dengan wujud kegiatan CSR perusahaan di bidang ekonomi, perusahaan memiliki kegiatan yang disebut dengan Progam Kemitraan seperti yang sudah diatur dalam Keputusan Menteri BUMN No. 236/MBU/2003. Program Kemitraan yang diselenggarakan oleh perusahaan yaitu berupa peminjaman modal usaha untuk sektor ekonomi, yang meliputi pertanian, perdagangan, perikanan, peternakan, jasa dan industri kecil, dengan bunga 6 % per tahun.
       Kemitraan antara pengusaha kecil binaan juga mulai dirasakan oleh masyarakat, dimana pengusaha kecil mampu mensuplai kebutuhan baik rumah tangga perorangan/karyawan maupun kebutuhan rumah tangga perusahaan. Selain itu, dengan adanya dana pendukung kemitraan berupa dan bina lingkungan sangat berpengaruh terhadap hubungan sosial antara perusahaan/karayawan dan masyarakat. Kebersamaan dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan sangat menonjol dan cukup mampu untuk meredam gojolak-gejolak masyarakat yang mungkin timbul akibat adanya dampak operasional perusahaan. Penyaluran dana ini didasarkan pada hasil evaluasi proposal yang diterima dan dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dan sistem manajemen perusahaan.


      



 BAB III
PEMBAHASAN
Pengaruh CSR Tonasa Bersaudara Terhadap Perkembangan UKM

A.    Perkembangan Penyaluran Dana CSR Tonasa Bersaudara
Perusahaan PT Semen Tonasa  memperlihatkan bentuk kepeduliannya melalui program CSR Tonasa Bersaudara dengan cara memberikan bantuan langsung kepada masyarakat dengan bentuk bantuan modal usaha dengan bunga yang sangat rendah. Kegiatan tersebut sesuai dengan tujuan konsep pengembangan ekonomi lokal, terutama pinjaman modal usaha yang diperuntukkan bagi UKM . Hal ini dikarenakan UKM  merupakan inisiator dalam pengembangan ekonomi lokal. Dengan adanya pinjaman modal usaha dengan bunga yang rendah, maka diharapkan UKM  dapat meningkatkan produktivitasnya sehingga dapat menambah penyerapan tenaga kerja dan keuntungan yang didapatkan serta merangsang pertumbuhan ekonomi.
PT Semen Tonasa memiliki PKBL yang kegiatan utamanya antara lain memberikan pembinaan manajerial, teknis produksi dan pemasaran kepada mitra binaan, memberikan bantuan permodalan, memberdayakan kondisi sosial masyarakat sekitar perusahaan. Pengaruh PKBL ini terhadap masyarakat sudah sangat dirasakan. Hal ini terlihat semakin tumbuh dan berkembangnya kegiatan ekonomi di sekitar perusahaan
Besaran pinjaman yang diberikan maksimal Rp 50 juta tiap UKM. Maksimal jangka waktu pengembalian bantuan modal kerja hingga tiga tahun dengan bunga lunak yaitu 0,5 persen perbulan atau enam persen pertahun.  Syaratnya, tiap UKM yang menginginkan bantuan modal wajib menyertakan proposal bantuan dana. Penyaluran dana bantuan modal kerja terhadap UKM dibagi tiga area yaitu
1.      Ring satu yaitu area desa sekitar pabrik tonasa
2.      Ring dua yaitu kecamatan yang ada di Kabupaten Pangkep
3.      Ring tiga yaitu daerah yang ada di luar Pangkep

Pada tahun 2015,  PT Semen Tonasa telah memberikan Rp 14,5 miliar bantuan modal usaha kepada 584 UKM di Sulawesi Selatan. Bantuan itu diberikan kepada 80 UKM sektor Perdagangan, 5 UKM sektor industri, 9 UKM sektor perikanan, 16 UKM sektor jasa, 3 UKM sektor peternakan dan 2 UKM sektor pertambangan serta 2 UKM sektor koperasi.

B.   Analisis Manfaat Kemitraan CSR Tonasa Bersaudara pada Pengembangan UKM Di Sulawesi Selatan
Kegiatan peminjaman modal dari program CSR Tonasa Bersaudara dikatakan memiliki manfaat terhadap pengembangan UKM Lokal di Sulawesi Selatan jika dapat memenuhi tiga kriteria yaitu dana bermanfaat dalam tercapainya pengembangan UKM , tercapainya pengembangan UKM penerima pinjaman dan UKM penerima pinjaman mampu merangsang pertumbuhan ekonomi baru


3.1 Manfaat Pinjaman Modal Usaha Dalam Pengembangan UKM Lokal
Manfaat pinjaman modal dalam pengembangan UKM lokal  dapat dilihat melalui analisis ketepatan kelompok sasaran, analisis perguliran dana pinjaman modal, analisis ketepatan penggunaan dana pinjaman dan analisis keberlanjutan produksi UKM penerima pinjaman.
Analisis kedua adalah analisis pinjaman modal. Pinjaman modal dapat memberikan manfaat UKM  jika dana pinjaman yang diberikan bergulir. Perguliran dana tersebut dapat dilihat melalui ketepatan waktu pengembalian pinjaman modal oleh pemilik UKM  penerima pinjaman. Semakin banyak UKM  yang tepat waktu dalam mengembalikan pinjaman maka dana dapat terus bergulir dan digunakan oleh UKM  lainnya
Analisis ketiga adalah ketepatan penggunaan pinjaman modal. Dana pinjaman dapat bermanfaat bagi UKM   jika digunakan dengan tepat yaitu untuk mengembangkan usaha yang diajukan untuk menerima pinjaman modal

3.2. Manfaat Pinjaman Modal Pada Perkembangan Usaha UKM  Penerima Pinjaman
Manfaat pinjaman modal terhadap perkembangan usaha UKM  penerima pinjaman dilihat melalui adanya peningkatan produktivitas UKM , adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal, adanya pengembangan usaha dan adanya perluasan pasar.
Analisis pertama adalah analisis peningkatan produksi UKM . Peningkatan produktivitas UKM  dilihat dari adanya peningkatan jumlah produksi, penambahan alat produksi, peningkatan teknologi produksi dan adanya inovasi produk.
            Analisis kedua adalah peningkatan penyerapan tenaga kerja. Salah satu indikator yang dapat menilai manfaat dari pinjaman modal terhadap pengembangan ekonomi lokal adalah terjadinya peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.
            Analisis ketiga adalah manfaat pinjaman modal pada perkembangan kegiatan usaha UKM  dapat dinilai melalui peningkatan keuntungan dan peningkatan upah yang diterima oleh tenaga kerja. Terjadinya perkembangan kegiatan usaha akan mempengaruhi perguliran dana pinjaman. Semakin berkembang suatu usaha maka dapat mendukung kelancaran pengembalian pinjaman.
Analisis keempat mengenai manfaat pinjaman modal untuk pengembangan usaha UKM  bagi penerima pinjaman adalah mengenai semakin luasnya wilayah pemasaran produk UKM  tersebut.

3.3 Manfaat Pinjaman Modal Pada Kemampuan UKM  dalam Merangsang Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pertumbuhan ekonomi baru dapat tercipta jika dilihat melalui tiga sisi, yaitu kebutuhan bahan baku UKM  semakin besar, ouput UKM  semakin dibutuhkan oleh industri lain sebagai input, UKM  menimbulkan kegiatan jasa. Semakin banyak bahan baku yang dibutuhkan oleh UKM  untuk melakukan produksi maka kondisi ekonomi dari penjual bahan baku akan meningkat.



BAB IV
PENUTUP
A.            Kesimpulan
Pada uraian pembahasan pada bab sebelumnya dapat ditarik kesimpulan, yaitu:
1.              Program Tonasa Bersaudara dapat meminimalkan kesenjangan sosial dan isu-isu negatif dari masyarakat luar yang juga berpengaruh terhadap citra perusahaan dan telah memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan UKM  di Sulawesi Selatan
2.              Program Kemitraan UKM  adalah salah satu kontribusi CSR Tonasa Bersaudara yang telah banyak membantu masyarakat golongan menengah kebawah melalui pinjaman modal usaha dengan bunga yang rendah dan system yang tidak sulit yaitu bungan 0,5 persen perbulan atau 6 persen pertahun.
3.              Dengan adanya pinjaman modal usaha dengan bunga yang rendah,  UKM dapat meningkatkan produktivitasnya sehingga dapat menambah penyerapan tenaga kerja dan keuntungan yang didapatkan serta merangsang pertumbuhan ekonomi.

B.            Saran
Adapun saran yang dapat diberikan dalam karya ilmiah ini, yaitu:
1. Pihak Semen Tonasa terus meningkatkan sosialisasi tentang program kemitraan UKM  ini sehingga masyarakat terutama di  daerah pedalaman  dapat berpartisipasi nantinya
2. Ada baiknya Biro CSR Tonasa Bersaudara untuk selektif dan melakukan pengawasan secara intensif terhadap calon mitra untuk program kemitraan agar tidak ada mitra yang mengalami kegagalan dalam menjalankan usahanya.
3.UKM yang menerima bantuan ini diharapkan dapat mengembangkan usahanya, sehingga bisa mengurangi pengangguran. Selain itu, dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan perekonomian di Sulawesi Selatan.


                                                           DAFTAR PUSTAKA

http://www.pangkepkab.go.id
http://rakyatsulsel.com
http://www.sementonasa.co.id
Shabir, Nurul  Inayah. 2014. Analisis Implementasi Corporate Social Responsibility (Csr) PT. Semen Tonasa Dalam Upaya Pengembangan Masyarakat Sekitar. Makassar: Universitas Hasanuddin. 
Solihin, Ismail. 2009. Corporate Social Responsibility: From Charity to Sustainability. Jakarta: Salemba Empat.
Sari, Yustisia Ditya. 2012.Implementasi Corporate Social Responsibility (Csr)
Terhadap Sikap Komunitas Pada Program Perusahaan
Sutopoyudo. 2009. Pengaruh Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR)Terhadap Profitabilitas Perusahaan. sutopoyudo.wordpress.com.
Wibisono, Yusuf. 2007. Membedah Konsep dan Aplikasi CSR (Corporate Social Responsibility). Gresik : Fascho Publishing.





CURRICULUM VITAE

Email: heriyantorantelino@gmail.com
Telepon: 085242441580


DATA PRIBADI
 


Nama                                                  : Heriyanto Rantelino
Alamat                                                : Jalan Sangkombong No 28 Rantepao, Toraja Utara
Tempat/Tanggal Lahir                        : Rantepao/ 07-Mei-1990
Fakultas/Prog. Study                           : Teknik/ Teknik Perkapalan   Universitas Hasanuddin-
Telepon                                                : 085 242 441 580
Email                                                   : Heriyantorantelino@gmail.com


LATAR BELAKANG PENDIDIKAN FORMAL
 
19962002                            : SD Kristen Tagari Rantepao
2002 -  2005                            : Sekolah Menengah Pertama, SMP Negeri 1 Rantepao
2005 -  2008                            : Sekolah  Menengah Umum, SMU Negeri  2 Rantepao
 2008-2015                         :  Mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Teknik Perkapalan Universitas Hasanuddin Makassar

PENGALAMAN ORGANISASI
 
                                                                                     
Koordinator Kewirausahaan Himpunan Mahasiswa Perkapalan Unhas periode 2011-2012
Koordinator Fund and Charity Komunitas Muda TransTV “Duta Transmania 2012
Sekertaris Badan Pengawas Koperasi Mahasiswa Teknik Universitas Hasanuddin




          

Back to top ↑
Connect with Us

    Pengikut

    Diberdayakan oleh Blogger.
© 2013 Celoteh Anak Toraja. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.